Sejarah
Program Studi Master Pengelolaan Lingkungan Hidup (PS S2 PLH) Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin (Unhas) dibuka pada tahun 1982 bersama dengan beberapa program studi yang lain dengan berafiliasi dengan IPB. Pembukaan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia dan mencegah terjadinya kerusakan lingkungan melalui pendidikan. Pada tahun 1986 Program Studi Master Pengelolaan Lingkungan Hidup (PS S2 PLH) mulai mandiri, dalam arti tidak lagi berafiliasi dengan IPB. Namun demikian, izin operasional dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi baru diberikan pada tanggal 21 Oktober 1993 melalui Surat Keputusan nomor 152 / DIKTI / Kep / 1993.
Saat ini Prodi Pengelolaan Lingkungan Hidup Sekolah Pascasarjana Unhas memiliki empat konsentrasi yaitu Manajemen Lingkungan, Konservasi Sumberdaya Alam, Teknologi Lingkungan, dan Sosiologi dan Antroplogi Lingkungan. Calon mahasiswa berasal dari berbagai latar belakang pendidikan sarjana dari fakultas yang terkait dengan lingkungan seperti Kelautan, Perikanan, Kehutanan, Pertanian, Teknik, MIPA, Pertambangan, baik dari perguruan tinggi negeri maupun swasta serta sumberdaya manusia pemerintah daerah dan instansi swasta yang terkait dengan pengelolaan lingkungan hidup.
PS S2 PLH memiliki sarana dan prasarana pembelajaran sangat memadai karena sudah memiliki fasilitas gedung dengan ruangannya yang sangat memadai dari segi kuantitas dan kualitas, dilengkapi dengan teknologi pembelajaran (modul ajar, OHP dan LCD serta multimedia). Untuk meningkatkan pengalaman praktis para mahasiswa PS S2 PLH, maka dilakukan praktek lapangg dan secara berkala telah diadakan kuliah umum dengan mengundang professor dan praktisi baik dari dalam maupun luar negeri. Kerjasama telah dibangun dengan berbagai pihak misalnya Rhode Island University, UPM dll.
Saat ini PS S2 PLH berstatus terakreditasi UNGGUL oleh BAN PT. Akreditasi Unggul tersebut sangat membantu mahasiswa dalam mendapatkan beasiswa misalnya LPDP serta meningkatkan minat calon mahasiswa untuk datang belajar.
